Tidak ada yang istimewa dariku.
Aku seperti kebanyakan orang.... hanya bagaikan setetes air....Ada dan tidak adanya aku, tidak terlalu berarti.Tapi dalam hatiku, ada cintamu yang tidak bisa tergantikan. Yang bisa mengubah kehidupanku menjadi sangat berarti….
Sahabat.... Dalam kesempatan yang singkat ini Aku ingin mengucapkan banyak - banyak terima kasih Atas bentangan jalan yang pernah kita teratas Tapak demi tapak pernah kita lewati Dan harus kuakui... Alhamdulillah semuanya berjalan dengan baik Semoga seperti itulah selamanya....
Sahabat.... Dalam uraian risalah yang tertera di kertas tua Dari tiap untaian kata yang tertulis dengan begitu manis Terjejer keinginan kuat untuk suatu yang kan kan selalu bermanfaat Bukan cuma rencana, atau pula impian hampa... Tapi sebuah ikhtiar kolektif demi kebaikan bersama
Sahabat... Saya mohon maaf... Jika dari sekian tulisan yang pernah kubuat Tertoreh sebuah kata yang menyayat sukma Menggurui...dengan corak warna yang norak Aku memang naif... ...di antara lapisan kearifan dan kebaikan yang kau miliki Aku harus belajar banyak padamu ...tentang nilai - nilai kearifan... ...tentang nilai - nilai kesederhanaan... ...tentang nilai - nilai kesabaran dan kebaikan...
Jadilah engkau telagaku... ...yang selalu menghilangkan dahaga di tengah gersangnya kehidupan Tuntunlah aku... ...ketika ku tertatih saat mulai berjalan di pematang kebenaran
Sahabat... Terima kasih atas semua kebaikan yang pernah kau berikan Terima kasih atas tongkat yang membimbingku tuk tetap tegar Terima kasih tuk kesabaran dalam memahami kegelisahan hatiku Terima kasih atas seluruh pengertiannya.... Sungguh engkau memahami bahasa hati... Sungguh engkau mendengar setiap rintihan Semua telah menyadarkanku... ...agar aku harus terus untuk belajar ...dan belajar Banyak hal yang belum kupahami... Banyak hal yang belum kumengerti... Tetaplah tuk menuntun dan membimbingku Meski kau tidak tepat berada di sampingku Tetapi kebaikan hatimu selalu menyertai setiap langkahku
Aku memang bukan penyair yang pandai mengungkap kata Tapi aku hanya pengembara yang berusaha jujur dengan apa yang kurasa Jujur aku bicara.... Jujur aku ungkapkan.... ...bahwa aku takut kehilanganmu
(*** kupersembahkan buat dua orang sahabat yang setia menemani hari-hariku)
Ketika ibu saya berkunjung, ibu mengajak saya untuk shopping bersamanya kerana dia menginginkan busana muslim yg baru. Saya sebenarnya tidak suka pergi membeli barang apapun bersama dengan orang lain, dan saya bukanlah orang yang sabar, tetapi walaupun demikian kami pergi juga ke tempat membeli barang tersebut. Kami mengunjungi setiap butik yang menyediakan pakaian wanita, dan ibu saya mencoba sehelai demi sehelai pakaian dan mengembalikan semuanya. Seiring hari yang berlalu, saya mulai penat dan kelihatan jelas riak2 kecewa di wajah ibu.
Akhirnya pada butik terakhir yang kami kunjungi, ibu saya mencoba satu baju kurung yang cantik . Dan kerana ketidak sabaran saya, maka untuk kali ini saya ikut masuk dan berdiri bersama ibu saya dalam fitting room, saya melihat bagaimana ibu mencoba pakaian tersebut, dan dengan susah mencoba untuk mengenakannya. Ternyata tangan-tangannya sudah mulai dilumpuhkan oleh penyakit radang sendi dan sebab itu dia tidak dapat melakukannya, seketika ketidaksabaran saya digantikan oleh suatu rasa kasihan yang dalam kepadanya. Saya berbalik pergi dan coba menyembunyikan air mata yang keluar tanpa saya sedari. Setelah saya mendapatkan ketenangan lagi, saya kembali masuk ke fitting room untuk membantu ibu mengenakan pakaiannya.
Pakaian ini begitu indah, dan ibu membelinya. Shopping kami telah berakhir, tetapi kejadian tersebut terukir dan tidak dapat dilupakan dari ingatan ..
Sepanjang sisa hari itu, fikiran saya tetap saja kembali pada saat berada di dalam fitting room tersebut dan terbayang tangan ibu saya yang sedang berusaha mengenakan pakaiannya. Kedua tangan yang penuh dengan kasih, yang pernah menyuapi, memandikan saya, memakaikan baju, membelai dan memeluk saya, dan terlebih dari semuanya, berdoa untuk saya, sekarang tangan itu telah menyentuh hati saya dengan cara yang paling berbekas dalam hati saya. Kemudian pada malam harinya saya pergi ke kamar ibu saya mengambil tangannya, lantas menciumnya ... dan yang membuatnya terkejut, saya memberitahunya bahwa bagi saya kedua tangan tersebut adalah tangan yang paling indah di dunia ini. Saya sangat bersyukur bahwa Tuhan telah membuat saya dapat melihat dengan sejelasnya, betapa bernilai dan berrharganya kasih sayang yang penuh pengorbanan dari seorang ibu.
Saya hanya dapat berdoa bahwa suatu hari kelak tangan saya dan hati saya akan memiliki keindahannya tersendiri. Dunia ini memiliki banyak keajaiban, segala ciptaan Tuhan yang begitu agung, tetapi tak satu pun yang dapat menandingi keindahan tangan Ibu...
Note: Berbahagialah yang masih memiliki Ibu.
Dan lakukanlah yang terbaik untuknya.... ......
Anggota DPR: "Mba, laptopnya salah." Customer Service: "Salah gimana pak?" Anggota DPR: "Laptopnya nggak mau hidup." CS: "Sudah tekan tombol power pak?" Anggota DPR: "Tombol powernya sebelah mana mba?"
****
Anggota DPR: "Mba, saya mau konek ke internet nggak bisa, kenapa ya?" Customer service: "Nggak bisanya kenapa?" Anggota DPR: "Saya ketik HYPERLINK "www.playboy. com"www.playboy. com, gambarnya nggak keluar." Customer service: "Pesan errornya apa pak?" Anggota DPR: "Nggak ada pesan error, pokoknya saya ketik playboy.com di addressnya, nggak muncul gambar sama sekali."
Customer service: "Bapak koneksi internetnya pakai apa, dial up, hotspot?" Anggota DPR: "Pakai gambar yang ada tulisan e (maksudnya internet explorer)." Customer service: "Maksudku, bapak langganan internetnya pakai ISP apa, lalu cara koneksi internetnya pakai dial-up atau hotspot, mungkin settingnya ada yang salah." Anggota DPR: "ISP itu apa sih mba?" Customer service: "Wah ini sih 50 x 2 pak.." Anggota DPR: "Apa tuh mba?" Customer service: " CAPE ' DEH!!"
******
Anggota DPR: "Mba' saya ingin daftar account di yahoo.com kok nggak bisa ya?" Customer service: "Nggak bisa kenapa pak?" Anggota DPR: " Ada tulisan, paswort is nat long inof, suld bi mor ten 8 karakter"
Customer service: "Itu maksudnya, password bapak minimal 8 huruf." Anggota DPR: "Oooo...oke deh.., saya coba dulu." Anggota DPR: "Mba password minimal delapan huruf itu delapannya pakai angka 8 atau ejaan delapan?" Customer service: "Maksudnya?" Anggota DPR: "Saya suda tulis di kolom password minimal 8 huruf, tapi bingung mau tulis delapannya, pakai angka delapan atau ejaan huruf 'delapan'."
Customer service: "Ketik ini aja pak..C Spasi D." Anggota DPR: "Apa tuh?" Customer service: " CAPE ' DEH !!!"
****
Anggota DPR: "Mba' kalau muter film di laptop, gimana caranya ya? CS: " Ada dvd playernya kan pak?" Anggota DPR: "Sebelah mana tuh mba?" CS: "Disamping kanan, pak. kalau di tekan tombolnya nanti, piringan discnya keluar." Anggota DPR: "Ooooo.... yang keluar itu, piringan disc ya? Udah patah tuh kemarin." CS: "Kok bisa patah?" Anggota DPR: "Saya kira tempat buat naruh gelas minuman."
******
Anggota DPR: "Komputer saya rasanya kena virus" CS: "Virus apa tuh pak?" Anggota DPR: "Kurang tahu juga, setiap mau cetak ke printer, selalu ada tulisan kennot fain printer." CS: "Itu mungkin salah setting pak." Anggota DPR: "Settingnya udah bener kok, kemarin aja bisa nyetak, tapi sekarang nggak bisa. Saya sudah tunjukkin printernya di depan laptop, tetap aja dia terus-terusan "searchng printer not found." Kayanya webcamnya rusak, nggak bisa lihat printer."
CS: "Mendadak laper nih Pak, ingin makan tape.." Anggota DPR: "Lho..kok begitu?" CS: "TAPE DEH !!!!"
********
Anggota DPR: "Mba, kalau mau baca blognya artist TIARA LESTARI yang foto bugil di Playboy Luar Negeri dimana ya?" CS: "Bapak cari aja di google." Anggota DPR: "Tapi TIARA LESTARI nggak kerja di google kok mba, saya tahu persis."